Berita ITRC, 24 Februari 2008. Kreatifitas guru KB, TK-SD Bani Hasyim, Singosari, yang tergabung dalam ITRC patut mendapat apresiasi. Betapa tidak, mereka mampu menciptakan program pembelajaran berbasis web dengan menggunakan software linux. Dengan sistem tersebut, siswa kelas V SD Bani Hasyim mendapatkan materi dari para guru dengan menggunakan aplikasi komputer.
“Alhamdulillah, upaya kami akhirnya membuahkan hasil meskipun tim ITRC latar belakangnya bukan orang IT (teknologi informasi),” ujar koordinator tim ITRC Rizal Efendi kemarin.
Dengan adanya program tersebu, sistem pembelajaran terhadap siswa menjadi semakin efektif dan efesien. Sebab, sebelumnya para guru menggunakan sistem pembelajaran secara manua. Artinya, setiap guru mengajarkan melalui buku dan menerangkan didepan kelas. Nah dengan adanya IT tersebut , semua materi pembelajaran untuk kelas V dan VI tinggal dimasukkan ke dalam program dan seluruh siswa tinggal mengakses melalui komputer.”Setiap siswa diberi satu komputer,” terang Rizal.
Selain memberikan materi pembelajaran, penggunaan program IT juga berlaku untuk pelaksanaan ujian harian. Jadi, setiap guru yang memberikan tugas memasukkan dalam program dn langsung dijawab oleh siswa disetiap komputer. Sedangkan untuk ujian pengendalian mutu (UPM), siswa menggunakan ujian tertulis.
Disinggung dampak negatif penggunaan internet, Rizal menegaskan penggunaan internet untuk siswa memang dibatasi. Siswa hanya bisa menggunakan fasilitas internet untuk akses pendidikan serta mengirim dan membuka e-mail. (RADAR MALANG, 24 Februari 2008 Hal. 37)






amiiin
Semoga jaya, sehingga madrasah tidak lagi dinomorduakan tapi bisa go internasional juga..
alhamdulillah ada perkemabngan baru dalam sekolah islam, semoga semuanya manfaat dan barokah, amin.
bagus!! tunjukkan kalau sekolah islam mampu menyaingi bahkan unggul dari sekolah umum lainya